RSS
Container Icon

CERBUNG Episode 1

Ada Pelangi Setelah Hujan

Terkadang ada sebagian insan yang tidak menerima ia terlahir dengan keadaannya. Yaa,, itu yang terjadi pada Nisa gadis yang beranjak remaja. Bukan sekedar tak menginginkan bahkan lebih dari itu, Nisa lebih membenci keadaan hidupnya. Ia terlahir dalam keadaan hina lebih hina dari seorang pengemis jalan. Bagaimana tidak sebagian teman pesantren bercerita tentang kebahagian mempunyai seorang ayah sedang nisa, punya saja tidak apalagi bahagia. Sejak saat itu ia mulai berfikir seperti apa mempunyai seorang ayah.
“Ayahku, selalu menuruti permintaanku  Apapun itu”. Sholehah bercerita.
Nisa terdiam tanpa kata sambil memperbaiki jilbabnya yang ia rasa kurang rapi.
“Sholehah,, aku ketoilet dulu ya ??”. Nisa langsung bergegas pergi tanpa menoleh  lagi.
Perlahan air matanya menetes tanpa bisa ia bendung.
“Ya Allah,, apa salahku hingga aku tak mempunyai seorang ayah. Aku iri pada mereka ya Rabb.." Lirihnya. 
Lima belas menit nisa kembali sambil mengusap air matanya yang sembab agar tak terlihat oleh teman-temannya.
“Lama banget nis,, kamu sakit ?” Sholehah bangkit dari duduknya sambil memperhatikan wajah nisa yang sedikit aneh.
“emmm,, g papa Sholehah tadi kelilipan aja mungkin kemasukan debu”..
 “oohh,, tapi kamu g papa kan ?” Tanya Sholehah .
“oohhh,,, g papa..” jawab nisa singkat.
Tepat jam 10 pagi jam kedua santri masuk untuk belajar. Dosen telah menunggu disofa hijau. Sholehah bergegas kedapur untuk mempersiapkan air minum untuk dosen. Sedangkan Nisa mengambil seribu langkah  agar tidak keburu berada diruangan kelas.
Kejadian itu terjadi tepat saat ia duduk dibangku SD Muhammadiyah 2 Pondok Pesantren Tarbiyatul Muballighin. Tak terasa sekarang ia telah melanjutkan sampai Perguruan tinggi negeri terfavorit di Kotanya. Tapi satu yang selalu mengganggu benak pikirannnya. Kerinduannya pada ayah terlebih pada ibunya yang baru beberapa hari berpulang kerahmatullah. Wajar bila bersedih namun ia tak mau larut dalam kesedihannya, masih banyak pekerjaan yang menantinya. Agar semangatnya bangkit lagi diambilnya buku Laa Tahzan karangan  Dr. ‘Aidh al-Qorni. Dibacanya lembar perlembar. BERSAMBUNG

Mampukah nisa membangkitkan kembali semangatkan yang telah pudar. Apa yang akan ia lakukan sepeninggal orang-orang yang ia sayangi untuk selamanya. Nantikan cerbung selanjutnya. Ikuti terus yaa… !!!! SALAM UKHUWAH ISLAMIAH.





           



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment

WARNING !

1. Tidak di perbolehkan Komentar yang berisi Gugatan, cacian, Hinaan
2. Komentar berisi kritik yang membangun..

Mari Budayakan Bahasa yang Baik dan Benar...

Syukronn... (y)

Nama Ane Jhumisah Fathimah Az-Zahra. alhmadulillah sekarang lagi kuliah semester 6 Tarakan Kalimantan Utara. beri komentar kalian yaa demi kemajuan blog ane yaa

Powered By Blogger
mhisaakhwatgreen.gmail.com. Powered by Blogger.

Populer

Followers